REST AND RESORT BINANGUN

URAIAN PROYEK

Kabupaten Rembang mempunyai garis pantai ±62 Km, yang salah satunya adalah kawasan pantai binangun yang terletak di Desa Kecamatan Lasem di sekitar jalan utama (arteri primer) Semarang – Surabaya sekitar 17 Km ke arah timur dari Kota Rembang. Kabupaten Rembang merupakan titik lelah bagi pengguna jalan pantura antara Jakarta – Surabaya sehingga sangat cocok untuk dibangun Rest and Resort, khususnya yang berlokasi di Binangun, mengingat dilokasi tersebut terdapat aset Pemerintah Kabupaten Rembang berupa tanah 8.952 M² dengan sertifikat Tanah Hak Pakai No. 1 Tahun 2005 yang pembangunannya dapat dikerjasamakan dengan calon investor dengan kebutuhan investasi sebesar Rp. 12.514.800.000,-

KONDISI EKSISTING

Disebagian lahan dilokasi peruntukan rest and resort sudah terdapat bangunan milik Pemerintah Kabupaten Rembang yang diperuntukan untuk menunjang rest area di kawasan pantai binangun yang belum dikelola atau dipergunakan dan sebagian lahan masih belum dimanfaatkan peruntukannya seluas lebih dari 8.000 M² sehingga potensi yang ada belum dimanfaatkan secara maksimal.

ANALISI PASAR

Kawasan pantai binangun dengan panorama pantai yang indah berada di jalur pantura Rembang dengan intensitasnya yang tinggi untuk dilalui oleh para pengguna jalan, baik dari luar Kota Rembang maupun dari dalam Kota Rembang sendiri merupakan titik lelah yang sangat tepat untuk beristirahat sejenak sambil menikmati pemandangan pantai di kawasan pantai binangun, karena itu perlu dilakukan infrastruktur untuk mendukung kawasan tersebut seperti pembangunan rest dan resort di area binangun guna :

  1. Terpenuhinya sarana akomodasi yang pastinya diperlukan para wisatawan yang akan menikmati keindahan pantai binangun selai wisata di obyek obyek lainnya yang ada di sekitarnya.
  2. Tertatanya kawasan pantai yang bersih dan presentatif sehingga mampu memberika nuansa pemandangan tersendiri sebagai sajian keindahan alam yang dapat dinikmati oleh para pengunjung dan para pelintas jalur pantura sebagai salah satu daerah tujuan wisata.
  3. Tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat yang terarah dengan adanya pembangunan kio kios untuk kuliner dan cendera mata sehingga tercipta kondisi kawasan yang tertata dengan baik.
  4. Dapat mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di jalur pantura dengan menyediakan area parkir dan tempat peristirahatan, mengingat Kabupaten Rembang merupakan titik jenuh bagi para pengendara yang melewati jalur pantura.

ASPEK LEGAL DAN BENTUK INVESTASI

Lahan milik Pemerintah Kabupaten Rembang seluas ± 8.952 M² yang dapat dikerjasamakan dengan calon investor sebagai pengelola dan memperoleh keuntungan selama masa kontrak.