Pembangunan Docking Kapal

URAIAN PROYEK

Di Kabupaten Rembang mempunyai potensi laut yang cukup besar, sehingga banyak sekali masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan termasuk kepemilikikan kapalnya. Untuk meningkatkan perfoma kapalnya, nelayan sering kali melakukan perbaikan-perbaikan agar kondisi kapal siap untuk digunakan mencari ikan, akan tetapi para pemilik kapal lebih sering melakukan perbaikan kapal (docking kapal)  ke luar daerah dikarenakan di Kabupaten Rembang sendiri belum tersedia. Apabila hal ini terealisasi maka secara ekonomi akan berdampak positif bagi masyarakat Rembang karena akan mampu menekan biaya dan waktu tentunya. Pembangunan Docking Kapal membutuhkan investasi sebesar ± Rp. 12,5 Milyar dengan lokasi di Desa Kebloran Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang.

KONDISI EKSISTING

Kabupaten Rembang tercatat mempunyai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sebanyak 10 tempat yang tersebar di kecamatan yang berada di jalur pantura dengan 3 tempat pendaratan kapal dan 1 tempat pelabuhan perikanan, hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Rembang sangat potensial di sektor perikanan dengan tercatat nilai produksi perikanan lautnya pada tahun 2016 sebesar Rp. 486.888.062.100,- dan banyaknya pemilik kapal sebanyak 3.875 unit kapal yang apabila ada perbaikan kapal selalu dikerjakan diluar Kabupaten Rembang.

ANALISIS PASAR

Kebutuhan perbaikan dan perawatan berkala kapal ikan harus selalu dilakukan dan kebutuhan untuk itu seperti docking kapal tidak ada di Kabupaten Rembang, sehingga apabila terwujud adanya pembangunan docking kapal maka akan sangat potensial dan bernilai ekonomis karena setidaknya pasar lokal sangat tersedia dengan kepemilikan kapal oleh nelayan Rembang sangat besar.

ASPEK LEGAL DAN BENTUK INVESTASI

Lahan milik Pemerintah Pusat karena harus dibangun berada dilokasi pantai, pemerintah Kabupaten Remban akan memfasilitasi proses perijinan dan investasi ini merupakan investasi murni swasta.